Bagikan

Menjelang siang, suasana di Balai Desa Bagon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Minggu, 13 Februari 2022 lalu tampak semakin ramai. Lagu-lagu mengalun dari sound setinggi nyaris dua meter, lalu lalang orang-orang di halaman dan muka jalan balai desa, deretan tenda dan 18 stand UMKM di sisi utara dan timur halaman menampilkan berbagai produk kuliner dan kerajinan, kursi-kursi yang terisi penuh di pendapa, anak-anak TK dan PAUD yang menampilkan berbagai tarian di panggung, orang-orang yang mengobrol dan sorak-sorai para penonton menyaksikan kelucuan dan kepolosan mereka, menjadi momen pembuka dari kegiatan Grand Launching ALP Village bertajuk ‘Festival Potensi Desa’ yang diselenggarakan Imaji Sociopreneur, PT Universal Tempu Rejo, Pemerintah Desa Bagon, dan Yayasan Mimpi Indonesia pada hari itu.

Tujuh bulan sebelum Festival Potensi Desa digelar, di tempat yang sama, sejumlah kelompok masyarakat, pemerintah desa, dan tim Imaji Sociopreneur berkumpul; saling bertukar gagasan sekaligus meneken kontrak kerja sama untuk menggali dan mengembangkan potensi desa di sektor ekonomi, pendidikan, dan lingkungan lewat program ALP Village.

Siapa sangka, mimpi untuk mewujudkan masyarakat desa yang mandiri tujuh bulan sebelumnya, mewujud menjadi kegiatan meriah yang menarik antusiasme masyarakat di sekitar Desa Bagon.

Selain lomba tari anak-anak TK dan PAUD serta gelaran produk UMKM milik masyarakat desa, ada pula lomba fashion show ‘busana recycle’ untuk anak-anak SD dan MI. Tiga kegiatan utama itu, kata Moch. Musta’Anul Khusni, direktur Imaji Sociopreneur, merepresentasikan tiga sektor yang menjadi fokus dalam program ALP Village.

“Tujuh bulan ini kami bersama petani tembakau dan masyarakat sudah bekerja sama mengatasi tantangan yang ada. Di sektor lingkungan, kami mendirikan bank sampah untuk mengelola sampah rumah tangga, di sektor ekonomi kami melakukan pendampingan terhadap kelompok rajut Bag On Craft, dan di sektor pendidikan kami menyediakan pendidikan minat dan bakat bersama MI Darussalam 02 Bagon,” katanya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Anul ini menambahkan, menggali dan mengembangkan potensi desa memang mesti dilakukan secara bersama-sama. Untuk itulah, menurutnya, Festival Potensi Desa juga menjadi ajang untuk mengenalkan diri sekaligus mengajak lebih banyak masyarakat untuk terlibat dalam program ALP Village.

“Sejalan dengan namanya, yakni Festival Potensi Desa, kami ingin menunjukkan bahwa Desa Bagon memiliki ciri khas dan potensi luar biasa, mulai dari SDM hingga ekonominya. Sekaligus agar masyarakat percaya diri dengan potensi yang dimiliki oleh wilayahnya sendiri,” tambahnya.

Ia pun berharap Festival Potensi Desa juga menjadi momentum untuk para pelaku UMKM lokal untuk bangkit setelah terdampak pandemi Covid-19.

“Sangat mungkin apabila potensi SDA, SDM, dan ekonominya dikembangkan bersama-sama Desa Bagon akan lebih mandiri ke depannya,” terangnya.

Sementara itu, Ilbanatuzzahro (24), pelaku UMKM yang turut membuka stand pada hari itu mengapresiasi  kegiatan Festival Potensi Desa. Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi stimulus untuk membangkitkan UMKM lokal di masa pandemi.

“Pandemi kan bukan hanya menyerang kesehatan, tapi juga ekonomi. Mau gerak jadi lebih sulit. Jadi bersyukur ada kegiatan ini,” katanya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Bagon Ahmad Kholili. Senada dengan Anul, ia pun mengamini diperlukan kerja sama berbagai pihak untuk mengembangkan potensi dan kekayaan yang ada di desanya. Utamanya, untuk menanggulangi dampak sosial ekonomi pandemi Covid-19.

“Sekarang ini kolaborasi menjadi kunci buat survive dan berkembang. Saya melihat semangat dan ide-ide baru yang dimiliki anak-anak muda di Imaji Sociopreneur sangat bagus dan patut diapresiasi,” ujarnya. Ia pun berharap kolaborasi bersama ini dapat memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat di desa.

Acara pada hari itu ditutup dengan sejumlah penampilan dan apresiasi dalam Gebyar Malam. Di antaranya, apresiasi untuk peserta didik pendidikan minat dan bakat Imaji Academy terbaik, nasabah bank sampah Imaji Lingkungan terbaik, dan apresiasi terhadap kelompok usaha Bag On Craft. (*)


https://imajisociopreneur.id/storage//storage/images/summernote-image/1644982351.jfif